kita cekidot.. maaf klo ada salah-salah kata ya :) ini dia artikel yang sama kaya tugas yang dikasih ke ibu guru...
Tanpa disadari, perlakuan manusia di bumi dapat banyak sekali mempengaruhi komposisi gas dalam memenuhi kebutuhan hidup. Seperti asap-asap kendaraan yang mengandung karbondioksida, gas sampah yang mengandung amonia dan pembekaran-pembakaran hutan. Tentu saja hal itu sangat berdampak terhadap kondisi atmosfir planet bumi. Kini, volume gas karbondioksida sudah melampaui batas sehingga banyak sekali gas karbon dioksida yang tidak dapat lagi di adsorbsi seluruhnya oleh tumbuhan dan laut. Akibatnya, gas karbondioksida membentuk lapisan di atmosfir yang terus menerus menebal. Nah, lapisan karbondioksida ini disebut dengan lapisan kaca. Disebut lapisan kaca, karena lapisan ini
tidak dapat meneruskan cahaya/energi matahari yang telah masuk kedalam bumi. Sehingga lapisan tersebut memantulkan kembali energi panas kedalam bumi yang seharusnya dikeluarkan dari bumi. Pemantulan kembali energi panas matahari ini yang populernya disebut dengan efek rumah kaca. Efek rumah kaca ini, membuat kondisi bumi kini lebih panas dari kondisi bumi sebelumnya. Kondisi panasnya bumi ini populernya disebut Global Warming. Dampak global warming sangatlah besar perannya, salah satu yang paling fatal adalah karena mencairnya kutub utara. Yang dikhawatirkan, lambat laun volume air yang ada di bumi melebihi kapasitas sehingga seluruh permukaan bumi dapat tenggelam
prok prok prok!! cuma segitu, tapi mau tau ga?? dapet exam A hahaha (geleuh pisan bangga teu kudu) terimakasih semoga bermanfaat :)

0 komentar:
Posting Komentar